Dukung Transformasi Layanan Primer, 6 Kepala Puskesmas Asal Subang Ikuti SEMILOKA dan Jambore Nasional APKESMI di Lombok.
Subang Warta Radar, Kabupaten Subang menunjukkan komitmennya dalam penguatan layanan kesehatan primer. Sebanyak 6 Kepala Puskesmas dari Kabupaten Subang dikirim untuk mengikuti Seminar dan Lokakarya Nasional (SEMILOKA) VI dan Jambore Puskesmas Nasional (JAMPUSNAS) III yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat Akselerasi Puskesmas Indonesia (APKESMI).
Kegiatan akbar tingkat nasional tersebut digelar selama lima hari, mulai Selasa hingga Sabtu, 13 s.d 17 Oktober 2026, bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan tahun ini mengusung tema besar “Tantangan Puskesmas Masa Depan : Inovasi, Integrasi, Penguatan Layanan Primer dan Kesejahteraan SDM Kesehatan Puskesmas di Tengah Efisiensi.”
Tema tersebut dipilih sebagai jawaban atas tantangan Puskesmas sebagai tulang punggung pelayanan kesehatan primer dan garda terdepan sistem kesehatan nasional, yang dituntut untuk terus berinovasi di era transformasi kesehatan dan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Ketua Umum DPP APKESMI, Kusnadi, SKM., M.Kes. dalam surat resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, semangat nasionalisme, dan sinergitas antar Puskesmas di seluruh Indonesia.
Keikutsertaan 6 Kapus dari Subang diharapkan dapat membawa pulang inovasi dan praktik baik untuk diterapkan di daerah.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini kami para Kepala Puskesmas bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, Hasil dari Lombok harus bisa diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Subang,” ujar Ketua Asosiasi kepala puskesmas Ka subang (H.Pulung subagja) ketika dihubungi lewat tlp sesulernya, Kamis (29-10/2026).
Selama lima hari, peserta dari seluruh Indonesia mengikuti agenda padat yang terdiri dari:
- SEMILOKA Nasional, dengan 11 topik seminar, di antaranya Penguatan Inovasi ILP, Transformasi Data Kesehatan Berbasis Digital, Optimalisasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Puskesmas, hingga Penegakan Disiplin Profesi di Era Sosial Media.
- Workshop, meliputi strategi perencanaan SDM Kesehatan, tatalaksana kesehatan anak terintegrasi, perawatan luka dekubitus dan kemandirian lansia, serta membangun resiliensi mental petugas Puskesmas.
- JAMPUSNAS, yang menjadi ajang kebersamaan melalui dua kompetisi bergengsi: KIPAS (Konvensi Inovasi Puskesmas APKESMI) dan KILAS (Karya Tulis Ilmiah APKESMI).
Melalui kegiatan ini, diharapkan Puskesmas di Kabupaten Subang semakin tangguh, inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan, serta mampu mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
(RB
Belum Ada Komentar